Apa yang Aku Pelajari dari Diam-diam Mengambil Jarak
Haii everyonnnee!! Bagaimana harimu kemarin? betterkah dari sebelumnya? Kalian pernah mencoba untuk memberi jarak dari apapun dan siapapun tidakk? Bagaimana menghadapinya? dan bagaimana perasaan setelah melaluinya? Sharing yuu ^^ Ada masa di mana aku merasa terlalu bising di dalam, hingga keheningan menjadi satu-satunya suara yang bisa aku pahami. Bukan karena aku tidak ingin dekat, tapi karena aku tidak tahu lagi bagaimana cara hadir tanpa menghilangkan diriku sendiri. Lalu diam-diam, aku mengambil jarak. Tanpa kata pamit, tanpa penjelasan panjang. Bukan karena ingin pergi selamanya, tapi karena aku butuh ruang untuk bisa merasa ada di dalam diriku sendiri. Aku pernah merasa bersalah karenanya. Merasa harusnya aku bisa menjelaskan. Tapi semakin aku coba, semakin aku merasa tidak dipahami—dan pada akhirnya justru menyakiti diri sendiri. Dan selama aku berjalan menjauh itu, aku mulai mengerti satu hal jarak bukan tentang menghilang. Tapi tentang memberi napas, memberi ruang untuk ...