Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Seni Melepaskan dengan Ikhlas

Hi everyoneee!! hihi seperti biasa, jadwal seminggu sekali dan baru posting pagi ini.  Kali ini aku mau sharing tentang melepaskan. Gak selalu yang namanya melepaskan itu baik-baik aja, kecuali kita iringi dengan ikhlas. "Tapi ikhlas gak semudah itu tau." hahah ya bener emang, lebih tepatnya untuk melepaskan dengan ikhla itu butuh proses, dan itu waktunya juga gak sebentar. Pelan-pelan, nikmati, hhm kalau aku sih gakpernah ketinggalan dengan afirmasi positif k diri sendiri juga ya, maafin diri, maafin sekitar, dan maafin apa yang udah terjadi. Kadang afirmasi positif itu seberpengaruh itu loh. ^^  Ada satu fase dalam hidup yang mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya: fase ketika kita harus belajar melepaskan. Melepaskan bisa berarti banyak hal—seorang teman yang ternyata tidak lagi sejalan, sebuah hubungan yang lebih sering membawa luka daripada bahagia, atau bahkan harapan yang tidak pernah benar-benar menjadi kenyataan. Awalnya, proses ini terasa berat. Ada perasaan...

Seni Menerima Hal yang Tidak Bisa Dikendalikan

Hiii everyonee,, terlalu banyak yang dilakukan sampai lupa untuk posting tulisan kecil aku untuk kalian.  Dalam hidup, kita sering kali merasa ingin mengendalikan segalanya. Dari rencana kecil sehari-hari sampai tujuan besar di masa depan, ada rasa lega ketika semuanya sesuai dengan keinginan kita. Namun, kenyataannya tidak selalu berjalan mulus. Ada banyak hal yang terjadi di luar kendali, dan di situlah sering muncul rasa kecewa, cemas, atau bahkan marah. Kita cenderung lupa bahwa tidak semua hal memang bisa kita atur. Kita bisa bekerja keras, menyusun strategi sebaik mungkin, bahkan berusaha memberi yang terbaik, tetapi hasil akhirnya belum tentu sama seperti yang kita harapkan. Terkadang, yang membuat kita benar-benar lelah bukanlah masalah itu sendiri, melainkan usaha keras untuk mengendalikan sesuatu yang memang bukan milik kita untuk dikendalikan. Belajar melepaskan kontrol bukan berarti berhenti berusaha. Justru, di sinilah kita belajar membedakan mana hal yang memang ada...

Kekuatan dari Kegagalan Kecil

Hii everyonee,, aku mau sharing sedikit tentang kegagalan yang jadi kekuatan kita untuk tumbuh lebih baik.  Teman-teman pernah gak merasa begitu terpukul hanya karena sebuah kegagalan kecil? Entah saat salah mengambil keputusan sederhana, membuat kesalahan sepele di pekerjaan, atau mengalami penolakan yang sebenarnya bukan hal besar. Namun anehnya, hati teman-teman bisa terasa begitu hancur, seolah dunia berhenti sejenak. Hhmm sering kali kita menganggap kegagalan kecil sebagai tanda kelemahan , bukti bahwa kita tidak cukup mampu. Padahal, kalau kita mau berhenti sejenak untuk merenung, kegagalan kecil justru menyimpan kekuatan yang tidak terlihat. Ia hadir bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk melatih. Kegagalan kecil adalah latihan mental yang berharga. Ia mengajarkan kita tentang kerendahan hati , bahwa tidak semua hal berjalan sesuai keinginan. Ia melatih keberanian untuk mencoba lagi, meski dengan risiko yang sama. Dan yang lebih penting, kegagalan kecil membentuk k...

Saat Kita jadi Musuh Terbesar bagi Diri Sendiri

Morning everyonee!!   *lumayan telat banget ya posting kali ini huhu  Gimana hari-hari kalian belakangan ini? Menyenangkan bukan? hhmm atau malah bikin emosi negatif kalian campur aduk ya? hahaha apapun itu, gamasalah kok, asal teman-teman bisa segera aware dengan apa yang dirasa.  Lagi marah? kesal? atau benci? sama diri sendiri atau mungkin seseorang atau bahkan dengan hal lainnya? Nikmatin dulu aja gak sih marahnya, cerna pelan-pelan, apa yang sebenarnya bikin teman-teman merasa marah atau kesal, butuh waktu berapa lama kira-kira dan gimana untuk mengatasinya. Paling penting itu, take your time , self control juga gak kalah penting ya, kalo bisa jangan libatkan orang lain untuk merasakan emosi negatif teman-teman.  Untuk itu, coba ambil space sebentar untuk cerna emosi dan kontrol diri teman-teman ya ^^ Hhm sering kali kita tanpa sadar menjadi hakim paling keras untuk diri sendiri . Ketika melakukan kesalahan kecil, kita langsung merasa seolah dunia runtuh, piki...

Pelajaran Berharga dari Kesalahan Kecil

Hiii everyonee!! Kalau saat ini aku tanya, "minggu ini rasanya kayak gimana? Biasa aja, penuh kejutan, atau justru bikin campur aduk? hahah Aku tanya gini soalnya aku juga lagi ngerasain fase di mana tiap hari tuh kayak punya plot twist-nya sendiri. Kadang ketawa lebar, kadang juga bengong mikirin sesuatu yang nggak jelas—tapi semua itu kayak jadi bagian dari perjalanan yang nggak bisa aku skip. Iya gak sih? Kalau kamu melihat ke belakang, kapan terakhir kali kamu melakukan kesalahan yang membuatmu berpikir, 'Kenapa aku bisa begitu, ya?' Bukan kesalahan besar yang mengubah hidup, tapi yang cukup bikin hati terasa nggak nyaman. Sesuatu yang mungkin terlihat sepele di mata orang lain, tapi di dalam hati kamu tahu—itu jadi pelajaran yang nggak bisa diabaikan. Beberapa waktu lalu, aku mengalami hal seperti itu. Awalnya kupikir ini cuma momen kecil yang akan lewat begitu saja. Tapi ternyata, perasaan bersalahnya menempel lebih lama dari yang kuduga. Rasanya seperti memegang cer...

Aku Kembali Bukan Karena Lupa, Tapi Karena Sudah Lebih Mengerti

Haiii everyoneee!!! I'm back guyss!! hahah apasih, kayak abis darimana aja yah haha.  But, serius, kali ini aku agak telat ya (bukan agak tapi emg telat, banget hahah), telat untuk postingan tulisanku, yaa setelah melalui beberapa momen up and down yang kadang bikin aku benar-benar bingung banget buat jalanin satu persatu semuaanya, yaahh kalian juga pasti pernah ada di posisi itulah ya, jadi paham dong? hahah. Kali ini, aku mau sedikit ngeluapin isi hati aku setelah beberapa waktu yang aku lewatin ini, gatau kalian bisa pahami bahkan bisa relate dengan tulisanku atau engga, tapi yaa inilah keruwetan perasaanku akhir2 ini. Perlahan better, tapi bukan berarti benar-benar sudah baik-baik aja hahaha. Kalian jangan lupa bahagia ya guys.☺   *** Aku pernah memilih menjauh. Bukan karena aku ingin menghilang tanpa jejak atau mengabaikan yang dulu pernah dekat, tapi karena di satu titik, aku merasa dunia di sekelilingku terlalu penuh oleh suara-suara yang tidak lagi bisa kuikuti, ...

Apa yang Aku Pelajari dari Diam-diam Mengambil Jarak

Haii everyonnnee!! Bagaimana harimu kemarin? betterkah dari sebelumnya? Kalian pernah mencoba untuk memberi jarak dari apapun dan siapapun tidakk? Bagaimana menghadapinya? dan bagaimana perasaan setelah melaluinya? Sharing yuu ^^ Ada masa di mana aku merasa terlalu bising di dalam, hingga keheningan menjadi satu-satunya suara yang bisa aku pahami. Bukan karena aku tidak ingin dekat, tapi karena aku tidak tahu lagi bagaimana cara hadir tanpa menghilangkan diriku sendiri. Lalu diam-diam, aku mengambil jarak. Tanpa kata pamit, tanpa penjelasan panjang. Bukan karena ingin pergi selamanya, tapi karena aku butuh ruang untuk bisa merasa ada di dalam diriku sendiri. Aku pernah merasa bersalah karenanya. Merasa harusnya aku bisa menjelaskan. Tapi semakin aku coba, semakin aku merasa tidak dipahami—dan pada akhirnya justru menyakiti diri sendiri. Dan selama aku berjalan menjauh itu, aku mulai mengerti satu hal jarak bukan tentang menghilang. Tapi tentang memberi napas,  memberi ruang untuk ...

Saat Ingin Dimengerti, Tapi Terjebak di Antara Luka dan Salah Paham

Hiii everyoneee!! apakah harimu belakangan ini menyenangkan? atau kamu mendapati hari-harimu menciptakan emosional yang campur aduk? take your time yaa guyyss, semua akan segera baik-baik aja.☺  "Ada banyak hal yang tidak perlu dijelaskan ke dunia luar. Tapi sebagian rasa, tetap ingin diurai lewat kata. Aku kembali, bukan sebagai orang yang sepenuhnya pulih, tapi yang sedang terus belajar mengerti." Ada saat-saat di mana kita ingin dimengerti, tapi kata-kata terasa terlalu sempit untuk menjelaskan semuanya. Kita hanya ingin tenang. Ingin melangkah perlahan keluar dari pusaran yang membuat lelah—tanpa harus menjelaskan setiap langkah, setiap alasan, dan setiap pilihan yang diambil dengan berat hati. Namun tak semua orang bisa melihat proses yang sedang dijalani. Tak semua orang tahu bahwa kita sedang mencoba, meski dengan cara yang tak mereka mengerti. Ada orang yang membuat kita marah. Seseorang yang dengan sengaja melukai, memancing emosi, bahkan menantang batas sabar yang...

"Aku Sedang Belajar Memaafkan Tanpa Balasan"

  Hiii everyoneee!!  Kalian pernah gak sih merasa kecewa dengan seseorang atau sesuatu yang kalian tuh udah yakin banget dengan apa yang kalian inginkan ada di sana, tapi nyatanya malah sakit yang di dapat. Nahloh kan makanya jangan suka taruh atau gantung harapan dan kebahagian selain bukan pada diri sendiri dan pada Tuhan, gaenak kan rasanya haahha.  Emang kadang sulit sih untuk dijelaskan bagaimana perasaannya. Ada luka-luka yang tidak bisa disembuhkan hanya dengan permintaan maaf. Ada kalimat-kalimat yang tak pernah sempat diucapkan, dan ada penjelasan yang tak akan pernah datang. Dulu, aku pikir memaafkan itu harus ada proses dua arah. Dia salah, dia sadar, dia minta maaf, lalu aku memaafkan. Ternyata tidak sesederhana itu. Ternyata, dalam banyak kasus, aku hanya punya satu pilihan: memaafkan... tanpa pernah mendapatkan balasan apapun. Tanpa penjelasan. Tanpa pengakuan. Tanpa perbaikan. Tanpa penyesalan dari pihak sana. Sakit? Jelas. Tapi yang lebih menyaki...

Perbaiki Diri Tidak Semudah Itu, Tapi Tetap Layak Diperjuangkan

 Hei Everyoneee!! How are you tudeyyy???  Guyss, kadang keinginan untuk menjadi versi diri yang lebih baik muncul begitu kuat. Ada dorongan untuk berubah, memperbaiki kebiasaan buruk, menyembuhkan luka lama, dan mulai membangun hal-hal baru dalam hidup. Tapi aku pelan-pelan sadar, bahwa memutuskan untuk memperbaiki diri tidak otomatis membuat semuanya menjadi mudah . Justru, fase itulah yang diam-diam menjadi salah satu bagian paling menantang dalam hidupku. 1. Niat yang Baik Tidak Selalu Diiringi Perjalanan yang Mudah Ada satu fase dalam hidup di mana kita merasa perlu berubah. Entah karena sudah terlalu lelah dengan versi diri yang sekarang, atau karena mulai sadar bahwa ada hal-hal dalam hidup yang perlu dibenahi. Dan saat ini aku pun sampai di titik itu. Aku ingin jadi pribadi yang lebih tenang, lebih disiplin, lebih dewasa dalam menghadapi situasi, lebih tahu arah, dan lebih damai dalam menjalani hidup.Tapi ternyata, memutuskan untuk memperbaiki diri itu mudah — menjalani...

Bahagia itu Sederhana

 Haiii everyonee!! Bosan gak sih openingnya "haii everyone" terus? wkwkw boleh kali share idenya enaknya openingnya mau kayak gimana biar lebih beda dari biasanya, aku tunggu di kolom komentar ya. ^^ Haii, aku tuh mau sharing tentang aku punya buku diary atau ya kalau jaman sekarang bilangnya buku journaling gitu guys. Jaman Sekolah Dasar aku tuh sukaaaa banget nulis diary, tepatnya dari kelas berapa itu aku lupa ya, tapi setiap menjelang lebaran atau momen yang bikin kita harus bongkar barang-barang lama, tumpukkan buku diary ku itu banyak banget, dari yang ukuran kecil banget sampe yang tebel -- hihi bukan gede sih ya. Gak tau kenapa setiap sehabis pulang sekolah tuh enak banget buat cerita kejadian di sekolah lewat tulisan gitu, dan ternyata lucu juga ya tulisan jaman kita kecil dulu dibaca di saat setelah dewasa gini, auto geli sendiri gak sih hahah kayak gak nyangka aja anak sekecil itu (ups bacanya jangan pake nada ya hihi) bisa punya momen seru yang di tulis di diaryny...

Hidup beserta Dar Der Dor nya

Haii everyonee!! Tenang, kali ini aku lagi gamau pake basa basi nih, mau langsung aja gapapa kan ya? wkwk  Aku mau cerita tentang hari ini. Sebelum masuk ke hari ini, aku melewati seminggu yang lalu itu penuh dengan haha hihi, apa mungkin seminggu kemarin hanya intermezo kehidupan semata? atau ya hanya mimpi di siang bolongnya aku? seperti imposible banget bisa haha hihi serasa hidup tanpa beban hahah. Becanda ya gengs.  Ya emang namanya hidup selalu penuh dengan kejutan. Kemarin ketawa ketiwi, tiba-tiba hari ini melow, kemarin ada yang tiba-tiba datang bikin senyam senyum eh tiba-tiba hilang entah kemana pergi tanpa pamit gitu aja, kadang ada kabar baik yang bikin senyum seharian, kadang tiba-tiba muncul kabar gak enak yang bikin diam berjam-jam. Yah selalu ada aja kejutannya ya, udah kayak kembang api gak sih, dar der dor banget. Mending lah ya kalau ada ancang-ancang, jadi bisa prepare dulu, kadang bisa tiba-tiba gitu aja, bikin jantungan gak tuh kalo belum siap mental haha...

Pelan Bukan Berarti Tertinggal

Hii everyonee!! How's your day???! Kali ini aku mau cerita sedikit tentang apa yang mengganggu pikiran ku akhir-akhir ini -- yaa gak akhir-akhir ini juga sih wkwkw 😝. Yaa mungkin bukan aku aja, sebagian teman-teman di luar sana juga memikirkan hal yang sama seperti aku, ya mungkin sih, atau memang di fase querter life crisis gini tuh mesti akan menghadapi masa-masa memikirkan hal ini. Kira-kira apa yahh?? Pernah gak sih kalian berpikir merasa tertinggal dari teman-teman atau lingkungan sekitar kalian? merasa waktu cepat banget berputarnya, kalau mau ngebandingin nih ya, merasa teman-teman sepantaran sudah dengan pencapaianya masing-masing. Sedangkan kita masih disini-sini aja, masih stuck dengan yang saat ini dimiliki atau mungkin masih dengan segala macam keberandai-andaiannya hahha bangun kali, jangan kelamaan tidur makanya.  Hampir setiap hari keluar masuk sosial media, atau ketemu dengan teman-teman yang sudah lama gak ketemu, melihat dan mendengarkan segala macam pencapaia...

Momen Kecil, Syukur Besar..

Hi everyone, temu lagi nih sama tulisan aku hari ini hihi bener gak bosan kan ya? jangan bosan ya, kalau bosan nanti aku cerita lewat tulisannya buat siapa dong? wkwk becanda ya ges yaa.  Gimana nih hari ini? ada hal yang menyebalkan kah? atau mungkin hal yang membahagiakan? apapun itu semoga kalian bisa selalu control diri ya untuk bagaimana bersikap. pasti kalian bertanya-tanya ya kenapa kok harus tau bagaimana bersikap? penasaran kan? nanti kita bahas ya okey ;) Teman-teman, sadar gak sih kadang kita harus menunggu hal besar terjadi dulu dalam hidup kita untuk merasakan bahagia atau bersyukur, paadahal dari hal-hal kecil pun masih bisa kita rasakan bahagia dan syukur yang luar biasa. bener gk nih? Misal seperti ini, kita berpikir bagaimana ya caranya bisa bikin orangtua bangga sama kita, apakah dengan ikutin semua kemauan orangtua? atau dengan membelikan rumah yang besar? atau mungkin dengan memberikan uang berjuta-juta kali lipat? Sering banget gak sih kita tuh berpikir untuk m...

Sadar tapi Denial?

Haii everyone!! bosan gak sih aku sapa gitu terus? atau bosan baca tulisan aku? hihi jangan bosan-bosan yaas. ^^ By the way, gimana nih hari-harinya seminggu terakhir ini? aman terkendalikah? atau lagi banyak yang bikin mood naik turun? semoga selalu baik-baik aja ya guyyss, kalo capek atau ada hal yang bikin kamu gak baik-baik aja gapapa kok abaikan dulu, nanti balik lagi versi diri kamu yang lebih fresh☺ Jujur aku agak stuck untuk menulis kali ini, selain karena emang lagi gada ide ya karena lagi banyak aja yang dihadapi, dan yaa bikin sak sek sok aja gitu haha namanya juga hidup kan ya, suka ada aja kejutannya, tapi ya balik lagi siap gak siap ya harus siap, ya gak? haha. Pernah gak sih kalian tuh minta untuk di dekatkan sama lingkungan yang kalian idam-idamkan, yaa seperti lingkungan yang positive dan supportif, tapi kalian juga minta untuk di jarakin sama lingkungan yang gak bikin kalian berkembang? atau mungkin kalian termasuk yang bisa berada di lingkungan yang gimanapun kondisi...

Tenang adalah Kunci

Gambar
Haii everyonee!!! How are you? semoga selalu baik-baik aja yaa.  Lama juga ya aku tidak berkunjung kesini huhu maaf yaa temann, antara terlalu sibuk mengejar dunia yang gak ada ujungnya atau emang lagi stuck dan vakum untuk menuangkan ide-ide disini, but tbh kangeeen banget buat ngobrol disini lagi. Boleh yaa, temenin aku lagi disini ^^. Sekitar kurang lebih 3tahun aku gak banyak bercerita disini, tapi bukan berarti aku baik-baik aja. Hanya saja terkadang kita perlu untuk kembali fokus k diri kita atas apa yang sudah terjadi. Banyak hal yang aku lewatin, senang, sedih, marah, kecewa, dikhianati, dan lain sebagainya, semua campur aduk. Aku yang dulu pernah berpikir bagaimana ya rasanya jadi dewasa dengan berbagai macam masalahnya, kok banyak yang gakuat ya menghadapinya, tapi setelah aku berada di fase itu akhirnya aku merasakannya sendiri. Pantas saja banyak orang dewasa yang berakhir dengan menyerah atau putus asa untuk melanjutkan hidupnya, ternyata seberat itu ya. Kalian gimana ...